CINTA KU PADA-MU TUHAN
Kau tahu, cinta itu buta hingga akal tak mampu menjelma bahkan menjamah-Mu
Takkan mampu menjamah-Mu walau ku menyentuh langit-Mu
Mata mampu melihat sebagai indera namun tidak akan terbaca
Telinga mampu mendengar sebagai indera namun tidak akan bisa menyaring indahnya makna
Kulitku mampu meraba sentuhan romansamu namun tidak akan bisa menyentuh halus kasih-Mu
Cinta…
Bau wangimu harum laksana bunga di taman
Indahmu laksana gunung-gunung yang ku lihat dari singgasana
Hanya dengan rasa ini aku bisa menggengamnya
Hanya dengan rasa ini aku bisa merabanya
Karena cinta hanya ada dalam hati bukan ada dalam raga.
Semarang, 13 Feb 2015
By. Tapak Tulis
Kau tahu, cinta itu buta hingga akal tak mampu menjelma bahkan menjamah-Mu
Takkan mampu menjamah-Mu walau ku menyentuh langit-Mu
Mata mampu melihat sebagai indera namun tidak akan terbaca
Telinga mampu mendengar sebagai indera namun tidak akan bisa menyaring indahnya makna
Kulitku mampu meraba sentuhan romansamu namun tidak akan bisa menyentuh halus kasih-Mu
Cinta…
Bau wangimu harum laksana bunga di taman
Indahmu laksana gunung-gunung yang ku lihat dari singgasana
Hanya dengan rasa ini aku bisa menggengamnya
Hanya dengan rasa ini aku bisa merabanya
Karena cinta hanya ada dalam hati bukan ada dalam raga.
Semarang, 13 Feb 2015
By. Tapak Tulis
No comments:
Post a Comment